Ratusan Facebookers Penuhi Bundaran HI
Ratusan Facebookers Penuhi Bundaran HI.. yayaya.. Ratusan Facebookers Penuhi Bundaran HI..
Jakarta – Sekitar 500 orang pendukung Pimpinan KPK nonaktif Bibit Samad Rianto dan Chandra M hamzah tumpah ruah di Bundaran Hotel Indonesia (HI). Berbagai kegiatan pun dilakukan oleh pendukung yang rata-rata Facebookers ini.
Pantauan detikcom, Minggu (8/11/2009), pukul 07.25 WIB, bundaran HI dipadati oleh pendukung yang melakukan ‘Senam Indonesia Sehat Melawan Korupsi’.
Di sisi lain, orasi dan dialog interaktif pun dilakukan di sebuah panggung kecil di depan Hotel Kempinsky. Latar panggung itu bergambar buaya yang sedang tertawa karena menginjak cicak. Sejumlah artis, seperti Slank juga siap memeriahkan acara.
Jumlah pendukung penguatan institusi KPK itu diperkirakan akan terus bertambah. Acara yang digalang komunitas Cinta Indonesia Cinta KPK (Cicak) ini ikut memacetkan arus lalu lintas Bundaran HI.
(lrn/lrn)
Jakarta – Presiden SBY menjadi sasaran tembak dalam aksi CICAK di Bundaran HI. Sebab Presiden dianggap kurang sigap mengatasi drama cicak vs buaya . “Presiden harus lakukan reformasi penegak hukum untuk rakyat, jangan membuat dagelan hukum ala film India,” demikian aspirasi Majelis Taklim Al-Idrisiyya dalam aksi di Bundaran HI.
Kelompok ini tampil paling mencolok di jantung Jakarta, Minggu (8/11/2009) pukul 09.15 WIB. Korlap majelis taklim tersebut, Pakih, mengaku membawa massa sekitar 500 orang. Semuanya mengenakan pakaian jubah dan surban warna putih. Kehadiran mereka membuat Bundaran HI yang telah padat, kian tumpah ruah.
Massa majelis taklim membawa spanduk yang cukup panjang. Mereka mengelilingi air mancur Bundaran HI dengan membawa spanduk tersebut. “Film Anggodo sangat mempermalukan harkat dan martabat bangsa Indonesia,” tegas mereka.
Majelis taklim tersebut mendesak agar Presiden menegakkan visi misi pemberantasan korupsi. “Kami menawarkan solusi yaitu reformasi penegakan hukum pada semua jajaran penegak hukum untuk menyelamatkan Indonesia dari korupsi dan penguatan KPK harus diutamakan,”
ujar Pakih.
Jakarta – Sebuah poster yang bergambar Anggodo Widjojo memakai seragam polisi menjadi sasaran kemarahan massa yang melakukan aksi mendukung KPK di Bundaran HI, Jakarta Pusat (Jakpus). Poster itu diinjak-injak secara beramai-ramai.
Peristiwa itu terjadi saat Koordinator Komite Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (Kontras) Usman Hamid berorasi di sebuah pangung kecil, Minggu (8/11/2009) pukul 10.00 WIB. Seorang pria tiba-tiba naik ke atas panggung dengan membawa poster berukuran 0,5 X 1 meter.
Pada poster tersebut, tampak foto Anggodo, tokoh utama dalam dugaan rekayasa kasus KPK, berwajah merengut. Di kepalanya bertengger topi Korps Bhayangkara. “Siapa dia?” teriak laki-laki itu. “Koruptorrrrrr!” sahut ratusan orang perserta aksi.
Tidak berapa lama, poster itu kemudian dilempar ke tengah-tengah pengunjuk rasa dan langsung diinjak-injak. Usman sempat menghentikan orasinya. Namun, setelah kekesalan massa mereda, dia kembali berorasi.
“Apakah kalian berani menjadi seorang Munir? Munir itu berusaha membersihkan negara ini dari salah satu masalah seperti korupsi. Apakah kita akan diam saja, jika Kepolisian, DPR, dan Presiden membiarkan?” cetusnya. “Tidaakkkkk!” teriak massa.
RAIHLAH “JATI DIRI MANUSIA.. untuk
MENGEMBALIKAN JATI DIRI BANGSA INDONESIA
Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaaaank
I Love U fuuulllllllllllllllllll
Teroris Pelaku Bom Bunuh diri Tertangkap saat mau Beraksi [pict] , Download MP3 Transkrip Rekaman Pembicaraan Anggodo , [Ajaib !] Seorang Ibu Melahirkan Bayi Berkumis , Video Mesum ABG Pelajar SMA Sumedang , Youtube Video Pelesetan Anggodo Widjoyo














Tes disini juga…
Ikut Ngetes
Saya juga sementara bergabung nih Kang..
Wah enak dong
Aku pamit Kang…
tampaknya pemimpin2 kita sedang”kelelahan mental” sebab modal ajaran “hasta brata” yang dijadikan acuan untuk memimpin-rasanya tak ada gaungnya.
-dewa laut pun sudah tak bisa menampung luapan banjir.
-dewa bulan sudah tak bisa memberi kesejukan.
-dewa matahari pun tak bisa memberi pencerahan.
-dewa indra seakan sudah tak punya wibawa.
-dewa brama pun punya indikasi terlibat korupsi.
-dewa kartika yahg diharapkan memberi pencerahan tak kunjung muncul.
Ya Allah kuatkanlah bangsaku dari segala malapetaka.
salam rahayu.
Salam Takzim
Selamat Malam Kang Boed, wah sayang ga bisa hadir, maklum lagi piket kantor nih..
Salam Takzim Batavusqu